Ini postingan pertama aku, akan aku isi dengan cerpen karya aku. Ini dia
Perkenalkan nama aku Sivia, aku baru
berumur 6 tahun. Hari ini hari pertama aku masuk SD. Pagi-pagi sekali Mama
sudah membangunkanku, aku pun bergegas bangun menuju kamar mandi dan
bersiap-siap berangkat ke sekolah.
Aku berangkat sekolah diantar oleh
mamaku. Setelah sampai disekolah aku takut. Aku takut kalau aku tidak punya
teman di sini. Tapi mama menyuruhkku untuk tetap percaya diri. Di kelas aku
duduk di bangku nomer 2. Aku duduk dengan seseorang yang aku belom tahu
namanya. Dia cowok, putih lumayan ganteng J. Aku pun berkenalan dengnnya. Namanya Alvin.
Saat jam istirahat tiba, aku bermain
dengannya. Namun, dia mengenalkanku dengan seorang cewek imut. Dia teman
sekelas kami. Namanya Oik. Dia teman Tknya si Alvin. Kita pun bermain bertiga.
Saat jam pulang telah tiba. Aku
menunggu jemputan dengan Alvin di bawah pohon depan sekolah. Karena kami belom
dijemput, Alvin cerita padaku kalau dia suka sama Oik. Sebelum Alvin selesai
bicara, mama sudah menjemputku.
Di mobil aku bertanya pada mamaku.
Apa arti kata suka itu. Namun mama belum ingin memberi tau aku. Mama akan
memberi tahu aku setelah aku kelas 6 nanti.
4 tahun kemudian... .
Waktu berlalu. Sekarang aku duduk
dibangku kelas 5. Sekarang Alvin deket banget sama Oik. Sekarang aku udah nggak
deket lagi sama Alvin. Sekarang aku mainnya sama Shilla sahabat aku. Hari itu,
Alvin bicara padaku kalu dia udah pacaran sama Oik.
Hari ini adalah hari terakhir aku di
bangku kelas 5 SD. Hari ini hari penerimaan raport. Ada sedihnya ada juga
senangnya. Senangnya aku mendapat juara 1, dan Oik juara 2. Sedihnya karena aku
tau Oik udah pacaran sama Alvin. Seampainya di rumah aku bertanya pada mamaku,
apa arti kata cinta dan suka itu.
Setelah beberapa saat mama
menjelaskan padaku, lalu aku mengerti. “apa aku suka sama Alvin ?” batinku.
Liburan berlalu hari ini hari
pertama aku kelas 6 . Aku duduk dengan anak baru namanya Ray. Sedangkan Alvin
duduk dengan Oik. Huuh..!! aku Cemburu. Baru kali ini aku merasakan hal ini.
" ihh.. nyebelin banget!!! " kataku sambil mencekek lengan baju
ray, aku tidak sengaja. Ray pun menjerit kesakitan. Sejak itu aku ngobrol
dengan Ray.
Jam pulang pun tiba. Aku sudah dijemput mama. Sesampainya di rumah aku
langsung menuju kamarku. Saat aku di kamar, ada yang mengetuk pintu jendelaku.
Setelah aku buka, ternyata itu Ray. Akupun keluar dan main dengannya di taman.
Sejak saat itu, aku dekat
dengan Ray. Beberapa hari kemudian Ray bilang dia suka padaku. Namun aku belum
mengerti banyak tentang cinta. Kemudian aku menjawab, “rasa cintaku belum
saatnya untuk dibagi. Kalau hanya sekedar berteman aku katakan Yes..Yes..Yes
!!! Sejak saat itu aku bisa melupakan Alvin, dan dekat dengan Ray J