Udah lama nggak ngepost. Dan kali ini aku akan
ngepost, cerita untuk kuta renungkan bersama. Diamana cerita ini, menceritakan
tentang seorang bayi yang diaborsi. Dan menuliskan surat untuk Bunda dan
Ayahnya. Untuk lebih lanjutnya, silahkan dibaca J
Dear Bunda Tersayang...
Assalamualaikum Wr. Wb. Bagaimana kabar Bunda hari ini? Semoga bunda baik-baik saja. Ananda juga di
sini baik-baik saja bunda. ALLAH SWT sayang banget deh sama nanda. ALLAH juga
yang meminta nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda
kepada bunda.
Bunda, ingin
sekali ananda menyapa bunda, perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk
ananda diami walaupun hanya sesaat. Bunda, sebenarnya ananda ingin lebih lama
menumpang di rahim bunda, ruang yang kata ALLAH paling kokoh dan paling aman di
dunia ini. Tapi rupanya, bunda tidak menginginkan kehadiran ananda, jadi
sebagai anak yang baik, ananda pun rela menukarkan kehidupan ananda demi
kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan ananda, sakit sekali
rasa nya bunda. Badan ananda rasanya seperti tercabik-cabik, dan keluar sebagai
gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati ananda, nyeri, merasa seperti aib
yang tidak dihargai dan tidak diinginkan. Tapi ananda tidak kecewa kok bunda.
Karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan ananda untuk bertemu dan dijaga
oleh ALLAH, bahkan ananda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam surga_NYA.
Bunda, ananda
mau cerita. Dulu ananda pernah menangis dan bertanya kepada ALLAH, mengapa
bunda meluruhkan ananda, saat ananda masih berupa wujud yang belum sempurna dan
membiarkan ananda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang pada ananda? Bunda
tidak ingin mencium ananda? Atau jangan-jangan karena nanti ananda rewel dan
suka mengompol sembarangan? Lalu ALLAH bilang, bunda kamu malu sayang. Kenapa
bunda malu? Karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram. Anak haram itu
apa ya ALLAH? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah. Nanda bingung dan
bertanya lagi sama ALLAH. Ya ALLAH,
bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu, Kecuali nabi Adam AS dan Isa
AS? ALLAH yang Maha Tahu menjawab, bahwa bunda dan ayah memproses ananda bukan
dalam ikatan pernikahan yang syah dan ALLAH Ridhoi. Ananda semakin bingung dan
akhirnya ananda putuskan untuk diam. Bunda, ananda malu terus-terusan nanya
sama ALLAH, walaupun ALLAH selalu menjawab semua pertanyaan ananda, tapi ananda
inginnya bertanya pada bunda saja, pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak
menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat ananda jadi anak haram dan mengapa
bunda mengusir ananda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan ananda
hidup di dunia dan berbakti kepada bunda? Hehehe, maaf ya bunda, ananda bawel
banget. Nanti saja, ananda tanyakan pada bunda kalau
kita ketemu.
Oh ya Bunda,
suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan ananda ke tempat yang katanya
bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan
tempat tinggal ananda di surga. Di situ, banyak orang yang dibakar pake api lho
bunda. Minumnya juga pakai nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya.
Yang paling mengerikan, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu,
serem banget deh bunda. Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang pada
ananda. Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya.
Di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu
ananda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan
dimasukkan ke situ. Aanda sayang bunda. Ananda kangen dan ingin bertemu bunda. Ananda
ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda, dan ananda ingin kita tinggal
bersama di surga. Ananda takut, bunda dan ayah dihukum dan disiksa seperti
orang-orang itu. Lalu, dengan lembut malaikat berkata. Nak,kata Allah kalau
kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah, bundamu
tinggal di surga bersamamu, tulislah surat untuk mereka. Sampaikan berita baik
bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat
dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan
disiksa di neraka seperti orang-orang itu. Saat mendengar itu, segera saja
ananda menulis surat ini untuk bunda, menurut ananda ALLAH itu sangat baik
bunda. ALLAH akan memaafkan semua kesalahan makhluk_NYA, asal mereka mau
bertaubat nasuha. Bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul
bareng di sini. Nanti ananda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar deh.
Ananda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata
ALLAH di sana panas banget bunda. Antriannya juga panjang sekali, karena, semua
orang sejak jaman nabi Adam AS akan dikumpulkan disana. Tapi bunda jangan
khawatir, ALLAH janji, walaupun ramai, kalo bunda dan ayah benar-benar
bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti ananda bisa bertemu kalian. Bunda, kasih
kesempatan buat ananda ya. Agar nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu
dan berbakti kepada orang tua, ananda juga mohon banget sama bunda, jangan
sampai adik-adik ananda mengalami nasib yang sama dengan ananda. Biarlah ananda
saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan ini. Tolong ya bunda, kasih
adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda
tua kelak. Sudah dulu ya bunda. Ananda mau main-main dulu di surga. Ananda
tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini. Ananda sayang banget sama bunda.
“sekian
postingan kali ini, semuga bermanfaat J”
